Tips Fotografi : Penetapan Jadwal Agar Klien Tetap Profit

Tips Fotografi : Penetapan Jadwal Agar Klien Tetap Profit

Klien : Larissa Aesthetic Center.

Sebagai fotografer corporate (company profile & advertising), kami sering mendapatkan otoritas besar dari klien, terutama terkait apa saja yang dibutuhkan agar hasil foto menjadi istimewa. Mulai dari kebutuhan property pemotretan, penentuan jadwal, pemilihan lokasi, jumlah-type-baju talent, jenis transportasi, hingga konsumsi & penginapan Super Team kami

Pemotretan company profile dengan konsep “Customer Service” selalu menantang. Biasanya kami harus melakukan pemotretan pada area yang banyak dilalui customer klien kami. Melakukan pemotretan dengan banyak orang lalu lalang bukan hal mudah.

Sehingga kami biasanya meminta operasional layanan di hentikan dulu untuk pemotretan. Kalau ingin fotonya bagus hal ini harus dilakukan. Klien kami pun harus menuruti persyaratan ini. Jika tidak, maka hasil foto tidak bagus.

Kami sadar, sekalipun otoritas kami besar, kami tetap berkewajiban menjaga operasional klien senormal mungkin. Karena bisnis harus saling menguntungkan.Jika ada kerugian, masing – masing pihak harus berupaya agar kerugian tidak besar / bisa ditanggung bersama secara adil

Oleh karena itu, bagi anda yang sering mengalami masalah tersebut berikut ini solusi nya. Jika pemotretan tidak bisa dilakukan di tempat lain (harus dilokasi otentik benar-benar di bagian customer service), agar kerugian klien minimal, kami bantu atur jadwal. Jadwal pemotretan konsep “customer service” dilakukan pada hari & jam layanan yang PALING SEPI pelanggan.

Seperti halnya saat kami melayani pemotretan company profile klien Larissa Aesthetic Center ini. Larissa Aesthetic Center adalah klinik kecantikan yang tidak pernah libur. Pelanggan sangat banyak setiap hari nya. Sebelum buka jam 9 pagi pun, di halaman luar gedung sudah banyak pelanggan antri ingin segera perawatan kecantikan.

Agar tidak (terlalu) merugikan mereka, maka pemotretan dilakukan sebelum waktu buka, sekitar jam 8 pagi. Agar pemotretan bisa dimulai pukul 8 pagi & selesai pukul 8.30, maka sejak pukul 5.00 kami harus sudah bergerak di lokasi. Dari foto di atas kebayang kan ribetnya pemotretan ini? Tapi Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Dan berikut ini hasil fotonya :

Pada pemotretan kali ini kami juga melibatkan para alumni Bening School of Photography (BSP) untuk menambah pengalaman mereka dalam meningkatkan kemampuan teknik strobist.

Semoga tips ini bermanfaat untuk anda yang masih sering bingung dalam menentukan jadwal pemotretan. Apabila ada pertanyaan atau mau share pengalaman silakan komen dibawah.

Salam fotografi,

Share this article :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email